RSS

RAJA FRUSTASI

05 Okt

Al-Kisah, Hasrat Raja Jambul Badudul Buradul untuk mempersunting permaisuri yang baru nampaknya belum pupus, karena semakin hari sang primadona yang notabene janda kembang ini semakin tampak menawan, apa karena jatuh cintanya sang raja. telekpun berubah menjadi rasa coklat, kayak pepatah mengatakan “tahi kucing rasa coklat”.

Sang janda kembang emang ketika masih dipadepokan kaputren dulu diakui oleh teman-temannya sangat cantik, sempat terpilih menjadi primadona padepokan kaputren (setingkat Tsanawiyah dan Aliyah di zaman sekarang), tubuhnya mendekati standard kecantikan saat itu. Hal ini diakui teman-temannya yang seangkatan. Makanya ketika sang primadona lulus dari padepokan kaputren langsung dilamar oleh Sang Pangeran Sultan Barabut.

Selama menjadi permaisuri Raja Sultan Barabut, yang ternyata namanya Arimbi Sri Menari-Nari ini hidup bahagia dan dikaruniai anak 4, dua laki-laki dan 2 orang perempuan. Namun sayang kebahagiaan ini berakhir begitu singkat. dua puluh tahun setelah pernikahannya, sang Raja Sultan Barabut meninggal dunia karena serangan jantung dan penyakit diabetes (kencing manis). Dengan meninggalnya sang Raja maka secara otomatis hilang pula jabatan permaisuri raja. Dan anak-anaknya belum bisa melanjutkan estafet kepemimpinan ayahnya dikarenakan masih kuliah di seberang lautan. Akhirnya dengan sangat terpaksa kerajaan di ambil alih oleh saudara sepupunya yaitu Raja Jambul Badudul Buradul.

Seperti kendedes di zaman SINGASARI yang dipersunting Raja Anusapati menjadi permaisuri Raja di Kerajaan Singasari. Singkat cerita Anusapati dibunuh oleh Ken Arok Panglima perangnya Raja Anusapati sendiri dikarenakan kecantikan Kendedes.

Berbeda sedikit dengan yang dialami oleh Raja Jambul Badudul Buradul, dia tidak perlu membunuh Raja Sultan Barabut dikarenakan Raja Sulthan Barabud sudah meninggal duluan. Dan Raja Raja Jambul Badudul Buradul sudah beristri sedangkan Ken Arok belum beristri.

“Itu tidak masalah” pikir Raja Jambul Badudul Buradul

“Pokoknya sebelum sang pangeran pulang dari kuliahnya di seberang pulau, aku harus menikahi sang primadona, selain memenuhi cita – citaku menikahi Putri Arimbi Sri Menari-nari yang sangat menggoda hati, ini juga dapat menghambat keturunan Raja Sulthan Barabud untuk menjadi Raja”. pikir Raja Jambul Badudul Buradul dalam merencanakan Strategi Pilitiknya.

Suasana kerajaan berubah, dari Dinas Pengembangan Kekayaan Kerajaan (Dinas PKK) mengusulkan untuk membangun Central Pembelajaan Kerajaan (CPK), hal ini dimaksudkan untuk menambah income kas kerajaan. Jadi selain dari Upeti dan Iuran, dapat juga penghasilan kerajaan dari CPK tersebut.

Usulan dari Dinas PKK ini disampaikan ke Permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal,

“Wah bagus sekali itu'” jawab Dewi Kepingkal-peingkal sambil tertawa terpingkal-pingkal.

“Baiklah, berarti kita terima usulan”, kata Raja Jambul Badudul Buradul.

Akhirnya usulan Dinas PKK diterima dan mulailah proyek pembangunan CPK tersebut, menghabiskan dana yang tidak sedikit. dalam satu bulan terbangunlah gedung beserta isinya, lengkap dengan TV, Kulkas, Kompor dan segala macamnya.

Perkembangan selanjutnya Permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal terpilih sebagai pengurus CPL, Hal ini membuat permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal menjadi sibuk, hampir siang dan malam ngendon di CPL itu. hampir tiap hari terlihat permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal belanja kebutuhan CPL sepenuh becak kadang dua becak. dan di tiap diakhir bulan permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal belanja ke kerajaan tetangga dengan membawa kereta kerajaan. dan pulangnya kereta kerajaan penuh dengan barang-barang belajaan.

Seakan lupa bahwa dirinya adalah permaisuri Raja, kadang malam hari permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal jaga malam hingga larut, padahal ada satuan Keamanan alias SATPAM, tapi permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal, seakan tidak percaya kepada prajurit penjaganya. Di siang harinya sibuk mengurus CPL.

Sang Raja akhirnya Kesepian, hari – hari melamun, sekali-kali tersenyum bila terlintas bayangan Arimbi Sri Menari-Nari dengan senyumnya yang sangat menggoda itu, glek….. ia menelan ludahnya yang kelu. Duh ngiler aku. Tersirat rencananya yang lama terpendam karena kesibukan membangun.

Suatu hari kesempatan yang ditunggu-tunggupun tercipta, permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal lagi leyeh-leyeh kecapekaan. Sang Rajapun mendekati permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal dan menyampaikan maksudnya :

“Aku mau mengawini janda Arimbi Sri Menari-Nari, bagaimana menurut pendapatmu” kata sang raja lirih hampir nggak terdengar.

Permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal, sambil tertawa terpingkal-pingkalpun menjawab,”Ngak papa kok mas, tapi ada syaratnya !”

“Apa syaratnya” sahut sang Raja dengan wajah kaget dan berseri-seri.

“Central Pembelajaan Kerajaan itu jadi milik saya” kata permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal meyakinkan.

“Okeeeeeee….” jawa sang raja sambil bersorak.

Keesokan harinya Sang Raja mengumumkan :
1. Bahwa CPK adalah milik permaisuri Dewi Kepingkal-pingkal pengelolaan dan pendapatannya
2. Barang siapa bisa melamarkan janda Arimbi Sri Menari-Nari menjadi permasuri Raja akan
mendapatkan imbalan hadiah keliling ke kerajaan-kerajaan di seberang lautan bersama raja.


TO BE CONTINUED ……………………………………………………………..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 5 Oktober 2009 in KARYA SANTRI

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Another Sa'ad's Blog

Tempatku Melepas Penat ...

SDN KRUCIL 1

Desa Krucil - Kec. Krucil - Kab. Probolinggo Kode Pos: 67288

Blog of Isa Ismet Khumaedi

Menjadi pribadi yang bermanfaat.

Dakwah Islam Channel

Media Belajar Ummat

latape2003

Just another WordPress.com site

Faisal Amri

Coretan Santri Grabag

Teguh Prawiro Laonda

Seorang Pencari Ilmu, Pencatat Ilmu, Peng"Copas" Ilmu, Penjaga Ilmu dan Seorang Pembagi Ilmu

Fachmubill

Si Pendiam dan Penasaran.

%d blogger menyukai ini: