RSS

UJIAN MAJELIS SANTRI KELAS VI PESANTREN PERSIS PUTRA BANGIL 2008

30 Mei

UJIAN MAJELIS PESANTREN PERSIS PUTRA BANGIL 2008

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 30 Mei 2008 in ALBUM PERSIS

 

4 responses to “UJIAN MAJELIS SANTRI KELAS VI PESANTREN PERSIS PUTRA BANGIL 2008

  1. mighamir

    30 Mei 2008 at 12:40

    KAPAN PESANTREN PERSIS BISA BANGKIT DAN MENJADI PESANTREN YANG BESAR ! SEBAGAIMANA MASA LAMPAU ! JANGAN HANYA JADI ANGAN – ANGAN BELAKA !

     
  2. MUHAMMAD IKHSAN

    17 Juli 2008 at 17:58

    MESTINYA LEBIH BANYAK LAGI BERITA-BERITA TENTANG AKTIVITAS KEGIATAN PESANTREN PERSIS BANGIL SEHINGGA BISA MEMBERIKAN PENGETAHUAN UNTUK WALI-WALI YANG INGIN MENDAFTARKAN ANAKNYA KE PESANTREN PERSIS

    OKE …………….?

     
  3. MUHAMMAD IKHSAN

    17 Juli 2008 at 18:01

    DESKRIPSI KERJA
    PANITIA PENDAFTARAN SANTRI BARU
    PESANTREN PERSIS BANGIL
    Tahun Pelajaran 2005 / 2006

    1. KETUA/WAKIL KETUA
    • Berkoordinasi dengan Mudir.
    • Mengkoordinir Panitia Pelaksana Putra dan Putri.
    • Bertanggungjawab atas pengadaan Brosur.
    • Mensosialisasikan penerimaan Santri Baru Pesantren Persis ke Mass Media (di antaranya majalah Al-Muslimun).
    • Membentuk struktur kepanitiaan, menentukan anggota dan deskripsi kerjanya.
    • Menetapkan kebijakan baru bila terjadi pengunduran diri atau hal-hal lainnya.
    • Membuat proposal Panitia Penerimaan Santri Baru.
    • Mengontrol kerja seluruh komponen Panitia.
    • Bertanggungjawab atas terselenggaranya kepanitiaan di Putra dan Putri.
    • Membuat laporan pertanggungjawaban kepanitiaan.
    • Membubarkan kepanitiaan.

    2. BENDAHARA (Panitia Umum)
    • Membuat anggaran keuangan panitia secara keseluruhan.
    • Mengatur pembelanjaan panitia.
    • Membuat laporan keuangan (Uang Keluar dan Uang Masuk).
    • Menerima dan merekap seluruh uang dari Sie. Pendaftaran dan Sie. Keuangan (baik putra maupun putri) kemudian menyerahkannya kepada Ketua Panitia.

    3. PERTEMUAN WALI SANTRI
    • Bekerjasama dengan Sie. Perlengkapan menyiapkan ruang pertemuan.
    • Mengatur tempat Mudir, walisantri laki-laki, walisantri perempuan, guru dan yang lainnya di ruang pertemuan.
    • Menyusun acara dan memandu pertemuan walisantri.
    • Mengundang guru-guru yang dirasa perlu hadir dalam pertemuan.
    • Berkoordinasi dengan Sie. Dokumentasi & Akomodasi dalam pengambilan gambar dan pengadaan konsumsi.

     
  4. tamanda

    3 April 2009 at 16:55

    ITU SEMUA TERGANTUNG PARA PENGAJAR DAN PENGURUSNYA…
    JGN SELALU MENYALAHKAN SANTRI, SANTRI MELAKUKAN SEMUANYA KARNA ADA FAKTOR X…
    NGGAK AKAN ADA REAKSI KLO NGGAK ADA AKSI

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Another Sa'ad's Blog

Tempatku Melepas Penat ...

SDN KRUCIL 1

Desa Krucil - Kec. Krucil - Kab. Probolinggo Kode Pos: 67288

Blog of Isa Ismet Khumaedi

Menjadi pribadi yang bermanfaat.

Dakwah Islam Channel

Media Belajar Ummat

latape2003

Just another WordPress.com site

Faisal Amri

Coretan Santri Grabag

Teguh Prawiro Laonda

Seorang Pencari Ilmu, Pencatat Ilmu, Peng"Copas" Ilmu, Penjaga Ilmu dan Seorang Pembagi Ilmu

Fachmubill

Si Pendiam dan Penasaran.

%d blogger menyukai ini: