RSS

RESEP JUALAN SOTO CARA LANGIT


SOTO SOLO
Kalau pas ke kota Solo.. coba mampir ke tempat SOTO ini..
Jualan Soto Cara Langit !!!
Dalam rangka perjalanan ke Solo,
suatu hari saya mampir makan di warung soto dekat hotel tempat saya menginap di Solo. Saya pikir soto ini pasti enak karena pengunjung nya sampai ke teras warung…
Suasananya rada aneh, ketika saya lihat sekeliling meja, banyak sekali abang-abang becak yang makan di sana.
“Hmmm.. Pantesan rame, sotonya memang benar-benar enak !”
Ketika selesai makan dan mau membayar,
Bu Amir pemilik warung soto itu melarang saya mengeluarkan uang.
“Tidak usah bayar Dik, terima kasih atas kunjungannya.”.. ..
Dengan penuh rasa heran saya bertanya alasannya kenapa gak boleh bayar ?
“Ini hari Jumat Dik, di sini tiap hari Jumat gratis!”

Ya Tuhan,
terjawab sudah kenapa sebagian besar yang makan di warung ini tukang becak.
Setengah bingung saya mencoba mendekat ke tempat Bu Amir duduk.
“Ibu, apa gak rugi jual soto seharian gak dapat uang?”, tanya saya setengah menyelidik.
“Dik, dari hari Sabtu sampai hari Kamis kan alhamdulillah kami dikasih rizki, dikasih untung sama Allah !!!
Kalau kami bersyukur dengan cara menggratiskan satu hari, untung kami masih sangat banyak untuk ukuran kami.
Kalau mau jujur seharusnya kami memberikan hak kepada Allah minimal 30% !
Coba adik pikir, siapa yang menggerakkan hati pelanggan-pelanggan kami untuk datang kemari ?
Kalau kami harus membayar salesman, berapa uang yang harus kami bayar ?
Semoga dengan 1/7 bagian ini Allah ridho. Sebagian besar dari hasil usaha ini kami gunakan untuk membiayai 4 anak kami.
Mereka kuliah semua Dik. Satu di kedokteran UGM, satu di Teknik Sipil ITB, yang 2 lagi di UNS sini. Kalau bukan karena pertolongan Allah, mana bisa usaha kami yang sekecil ini membiayai kuliah 4 orang !”
Bu Amir menjelaskan panjang lebar.

Jelegerrr.. !!! Saya seperti disambar petir.
Warung soto sebesar ini bisa membiayai anaknya 4 kuliah di Universitas Negeri semua !
Malah masih bisa memberi makan kepada tukang-tukang becak dan semua orang yang berkunjung ke warungnya setiap HARI JUMAT, GRATIS lagi !!!

Saya gak kehilangan akal, untuk membayar rasa kagum dan rasa bersalah makan soto gratis, saya masuk mall.
Saya membeli dompet cantik buat hadiah Bu Amir.
Saya pikir, masa Bu Amir gak mau dikasih dompet secantik ini ?”

Dalam waktu tidak sampai satu jam saya sudah kembali ke warungnya.
“Lho, kok balik lagi, ada yang ketinggalan Dik ?”, sapa Bu Amir heran.
“Mohon maaf Bu, ini hadiah dari saya tolong diterima.
Anggap saja sebagai kenang-kenangan dari saya buat ibu yang telah memberi pelajaran hidup yang sangat berarti buat saya.”

Dengan senyum tulus dan bicaranya halus Bu Amir menolak:
“Dik, terimakasih hadiahnya.
Maaf, bukan ibu menolak. Ibu cukup pake dompet ini saja,
kenang-kenangan dari suami ibu ketika beliau masih ada.
Awet banget, tuh sampe sekarang masih bagus.”

Bu Amir menepuk bahu saya.
“Bawa saja pulang dan hadiahkan buat istrimu. Percayalah, istrimu pasti senang dapat oleh-oleh dari Solo.
Adik mampir di warung Ibu saja sudah merupakan sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai.
Ibu senang, benar-benar senang sudah bisa ngobrol sama adik.”
Begitu kata Bu Amir sambil tersenyum.

Saya kehilangan akal dan hanya bisa pamit sambil menundukkan kepala ….
Selamat bersyukur atas berkah.
Silahkan coba sotonya dilokasi :
Yosodipuro dekat museum Pers Solo

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 16 Agustus 2016 in KARYA SANTRI, KISAH INSPIRATIF

 

link download game pc terlengkap dan terbaik


sobat gamer sedang mencari beberapa link download game pc terlengkap dan terbaik, di bawah ini ada beberapa link yang menurut saya relevan dan variatif, silahkan di cek.

Tempat Download Game PC Gratis : http://gametop.com
Tempat Download Game PC Gratis : http://bigantgames.com
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.downloadthat.com/windows/Games/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.top100gamesites.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://gamefresh.com
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.download-free-games.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.spawnpoint.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.cimaxgames.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.funny-games.biz/full-games/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.terragame.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.yupgames.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.funpcgame.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.astatix.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://compressedgamez.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.gamespot.com/downloads/index.html
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.share-games.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.freegamepick.com/en/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.divogames.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.download.com/Games/
Tempat Download Game PC Gratis : http://freepcgamez.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.gonzagames.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.phazeddl.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.allgameshome.com
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.myplaycity.com
Tempat Download Game PC Gratis : http://www.freepcgamers.com
Tempat Download Game PC Gratis : http://theyoungsterszone.blogspot.com/
Tempat Download Game PC Gratis : http://dytoshare.com/

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 11 Agustus 2016 in GAME, KARYA SANTRI, umum

 

ada kalanya seorang anak lebih jujur dari pada orang dewasa


Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.

Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.

Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.

Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.

“Berapa harganya Nek?”
“Satu plastik kue Lima ribu, nak”, jawab si nenek.

Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :

“Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.”

Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya :

“Ya Allah terima ksh bnyk Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit.” Si nenek langsung jalan.

Refleks aku panggil anak lelaki itu.

“Siapa namamu ? Kelas berapa?”
“Nama saya Radit, kelas 2, pak”, jawabnya sopan.
“Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?’”

” Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah.”
“Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?”, tanyaku semakin tertarik.

“Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak”, anak SD itu berbicara dengan fasihnya.

Aku pegang bahu anak itu :

” Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?”
“Ketika saya masih TK, pak”

Tak terasa air mataku menetes :

“Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya…”, kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.

Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata :

“Terima kasih banyak, Pak… Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan… Tapi bapa punya keluarga…. Saya pamit balik ke kelas Pak”.

Radit menyalami tanganku dan menciumnya.

“Allah menjagamu, nak ..”, jawabku lirih.

Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya.

Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya. Kasir menjawab : ” Empat puluh ribu rupiah..”

Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : ” Ini saya yang bayar… Kembaliannya berikan kepada si nenek ini..”

“Ya Allah.. Pak…”

Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik… Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.

Dalam hati aku berdoa semoga Allah terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah.

Sahabat ada kalanya seorang anak lebih jujur dari pada orang dewasa,ajarkan lah anak2 kita dari dini , tindakan nyata yang bukan teori semata.

Kisah ini dari hamba Alloh.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Agustus 2016 in KARYA SANTRI, KISAH INSPIRATIF

 

Tag: , , , , , , , , , , , , , , ,

Bu guru adalah guru terbaik yang pernah aku temui


Di suatu sekolah dasar, ada seorang guru yang selalu tulus mengajar dan selalu berusaha dengan sungguh-sungguh membuat suasana kelas yang baik untuk murid-muridnya.

Ketika guru itu menjadi wali kelas 5, seorang anak–salah satu murid di kelasnya– selalu berpakaian kotor dan acak-acakan.

Anak ini malas, sering terlambat dan selalu mengantuk di kelas. Ketika semua murid yang lain mengacung-kan tangan untuk menjawab kuis atau mengeluarkan pendapat, anak ini tak pernah sekalipun mengacungkan tangannya.

Guru itu mencoba berusaha, tapi ternyata tak pernah bisa menyukai anak ini. Dan entah sejak kapan, guru itu pun menjadi benci dan antipati terhadap anak ini.

Di raport tengah semester, guru itu pun menulis apa adanya mengenai keburukan anak ini.

Suatu hari, tanpa disengaja, guru itu melihat catatan raport anak ini pada saat kelas 1. Di sana tertulis: “Ceria, menyukai teman-temannya, ramah, bisa mengikuti pelajaran dengan baik, masa depannya penuh harapan,”

“..Ini pasti salah, ini pasti catatan raport anak lain….,” pikir guru itu sambil melanjutkan melihat catatan berikutnya raport anak ini.

Di catatan raport kelas 2 tertulis, “Kadang-kadang terlambat karena harus merawat ibunya yang sakit-sakitan,”

Di kelas 3 semester awal, “Sakit ibunya nampaknya semakin parah, mungkin terlalu letih merawat, jadi sering mengantuk di kelas,”

Di kelas 3 semester akhir, “Ibunya meninggal, anak ini sangat sedih terpukul dan kehilangan harapan,”

Di catatan raport kelas 4 tertulis, “Ayahnya seperti kehilangan semangat hidup, kadang-kadang melakukan tindakan kekerasan kepada anak ini,”

Terhentak guru itu oleh rasa pilu yang tiba-tiba menyesakkan dada. Dan tanpa disadari diapun meneteskan air mata, dia mencap memberi label anak ini sebagai pemalas, padahal si anak tengah berjuang bertahan dari nestapa yang begitu dalam…
Terbukalah mata dan hati guru itu. Selesai jam sekolah, guru itu menyapa si anak:
“Bu guru kerja sampai sore di sekolah, bagaimana kalau kamu juga belajar mengejar ketinggalan, kalau ada yang gak ngerti nanti Ibu ajarin,”

Untuk pertama kalinya si anak memberikan senyum di wajahnya.

Sejak saat itu, si anak belajar dengan sungguh-sungguh, prepare dan review dia lakukan di bangkunya di kelasnya.

Guru itu merasakan kebahagian yang tak terkira ketika si anak untuk pertama kalinya mengacungkan tanganya di kelas. Kepercayaan diri si anak kini mulai tumbuh lagi.

Di Kelas 6, guru itu tidak menjadi wali kelas si anak.

Ketika kelulusan tiba, guru itu mendapat selembar kartu dari si anak, di sana tertulis. “Bu guru baik sekali seperti Bunda, Bu guru adalah guru terbaik yang pernah aku temui.”

Enam tahun kemudian, kembali guru itu mendapat sebuah kartu pos dari si anak. Di sana tertulis, “Besok hari kelulusan SMA, Saya sangat bahagia mendapat wali kelas seperti Bu Guru waktu kelas 5 SD. Karena Bu Guru lah, saya bisa kembali belajar dan bersyukur saya mendapat beasiswa sekarang untuk melanjutkan sekolah ke kedokteran.”

Sepuluh tahun berlalu, kembali guru itu mendapatkan sebuah kartu. Di sana tertulis, “Saya menjadi dokter yang mengerti rasa syukur dan mengerti rasa sakit. Saya mengerti rasa syukur karena bertemu dengan Ibu guru dan saya mengerti rasa sakit karena saya pernah dipukul ayah,”

Kartu pos itu diakhiri dengan kalimat, “Saya selalu ingat Ibu guru saya waktu kelas 5. Bu guru seperti dikirim Tuhan untuk menyelamatkan saya ketika saya sedang jatuh waktu itu. Saya sekarang sudah dewasa dan bersyukur bisa sampai menjadi seorang dokter. Tetapi guru terbaik saya adalah guru wali kelas ketika saya kelas 5 SD.”

Setahun kemudian, kartu pos yang datang adalah surat undangan, di sana tertulis satu baris,

“Mohon duduk di kursi Bunda di pernikahan saya,”

Guru pun tak kuasa menahan tangis haru dan bahagia

Kalau hati bapak ibu guru bergetar membaca cerita ini, boleh bapak ibu guru sShare ke semua orang terutama kepada guru/pendidik….

karena keikhlasan mampu menggetarkan dunia……termasuk juga keikhlasan untuk meng-share hal-2 kebajikan.

Pesan hikmah;
Janganlah menghakimi jika belum tahu kebenarannya _

Semoga Allah meridhoi langkah kita, aamiin 3x Allahuma Aamiin

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 10 Agustus 2016 in KISAH INSPIRATIF

 

BENARKAH ?


BENARKAH ?.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 April 2012 in umum

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Taut

EVALUASI DIRI MADRASAH

Dengan dikeluarkannya Permendiknas no 63 tahun 2009 tentang Sistim Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) yang mengharuskan “terbangunnya budaya mutu pendidikan” serta “terpetakannya mutu pendidikan yang rinci pada satuan pendidikan” menjadikan tugas Kepala Sekolah melaksanakan Evaluasi Diri Sekolah sangat penting

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Maret 2012 in KARYA SANTRI

 

Tag: , , , , , , ,

MENGAPA ADA TRADISI MINTA MA’AF SEBELUM MEMASUKI BULAN RAMADHAN


“Do’a Malaikat Jibril menjelang RamadhanYa Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami istri; Tidak bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang ekitarnya” Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapatkah kita bayangkan, yang berdo’a adalah Malaikat dan yang mengaminkan adalah Rasullullah dan para sahabat, dan dilakukan pada hari Jum’at”.

Pernah dapat forwardan pesan seperti di atas? pesan tentang sebuah hadis berkaitan do’a Malaikat Jibril dan diaminkan oleh Nabi Muhammad serta para Sahabat. Do’a Malaikat Jibril itu adalah sbb:

“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); Tidak bermaafan terlebih dahulu antara suami istri; Tidak berma’fan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasullah pun mengatakan Aamin sebanyak 3 kali.

Menjelang bulan Ramadhan banyak sekali kita mendapatkan pesan melalui yahoo messenger, email, SMS, bahkan tak sedikit sekarang yang menulis di status facebooknya. Sekarang pun pesan-pesan serupa di atas sudah banyak yang masuk di inbox ponsel saya.

Saya heran, sejak kecil hingga saya menuntut ilmu di bangku Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah hingga melanjutkan di SMA dan menuntut ilmu di PP Qomaruddin, tidak pernah mendengar hadis di atas. Dan tak pernah ada budaya saling meminta maaf sebelum menunaikan ibadah puasa. Setelah saya mencari jawaban atas tersebarnya tafsir asal-asalan itu, saya bisa menyimpulkan kalau itu tidak benar. Untuk informasi di dunia online anda bisa baca penjelasannya di sini.

Memang tak ada salahnya saling meminta maaf, hal itu pun baik, tapi kalau alasannya merujuk pada hadist yang banyak tersebar di saat menjelang Ramadhan seperti telah saya sebutkan di atas, hal ini bisa menjadi bid’ah. Anda tahu makna bid’ah kan?

Ajaran sesat atau bid’ah dalam agama islam berarti sebuah perbuatan yang tidak pernah diperintahkan maupun dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW tetapi banyak dilakukan oleh masyarakat sekarang ini. Hukum dari bid’ah itu sendiri adalah adalah haram.

Maka dari itu sekarang berhentilah menyebarkan tafsir asal-asalan.

Marhaban Yaa Ramadhan

RusaBawean.com™ mengucapkan selamat menunaikan ibadah Puasa Ramadhan 1430 H.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa”

(QS. Al Baqarah: 183)

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 Agustus 2011 in MATERI DAKWAH

 

Tag: , , , , , , ,

 
Another Sa'ad's Blog

Tempatku Melepas Penat ...

SDN KRUCIL 1

Desa Krucil - Kec. Krucil - Kab. Probolinggo Kode Pos: 67288

Blog of Isa Ismet Khumaedi

Menjadi pribadi yang bermanfaat.

Dakwah Islam Channel

Media Belajar Ummat

latape2003

Just another WordPress.com site

Faisal Amri

Coretan Santri Grabag

Teguh Prawiro Laonda

Seorang Pencari Ilmu, Pencatat Ilmu, Peng"Copas" Ilmu, Penjaga Ilmu dan Seorang Pembagi Ilmu

Fachmubill

Si Pendiam dan Penasaran.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 2.159 pengikut lainnya